Senin, 26 Oktober 2015

BAB III : Pemuda dan Sosialisasi



SubBab : Pemuda dan Identitas

Pemuda Ialah kelompok atau generasi orang yang mempunyai tugas sebagai penerus suatu Bangsa. Para Ahli banyak mengatakan bahwa maju atau tidaknya suatu bangsa ditentukan oleh para pemuda. Karena, dapat dikatakan bahwa pemuda adalah kelompok yang masih mempunyai satu – kesatuan yang sangat erat. Diamana semangat para pemudalah yang patut kita jadikan contoh. Seperti halnya dalam Tragedi 1998 para pemudalah yang memegang andil terbesar dalam kejadian tersebut. Dapat dikatakan bahwa usia pemuda adalah usia keemasan (usia produktif seorang manusia).

Indentitas itu sendiri ialah, suatu tanda atau jati diri (kepribadian) yang dimiliki setiap orang. Tentu setiap orang memiliki kepribadian atau sifat masing – masing. Pemuda dan identitas juga sangat erat hubungannya karna di usia pemuda ialah waktu dimana mereka sedang mencari jati diri (identitasnya). Dan memulai untuk mengetahui baik buruknya suatu keputusan dan siapa dirinya yang sebenarnya. 

Namun, dalam perkembangannya para pemuda zaman sekarang banyak yang terjebak akan “kenikamatan duniawi” , mulai dari tawuran antar pelajar, perkelahian antar geng, narokoba, dan tindakan asusila lain. Pergaulan menjadi faktor utama untuk membangun jati diri. Maka dari itu kita dapat mengetahui bagaimana identitas seorang remaja berdasarkan pergaulannya. Sangat amat disayangkan moral para pemuda zaman sekarang sangat menurunkan bila dibandingkan dengan pemuda dimasa lalu. Maka dari itu banyak aktivis, gerakan-gerakan para pemuda, maupun Karang Taruna di RT/RW sudah melakukan penyuluhan dan mengajak para pemuda untuk berkegiatan yang lebih positif dan mengisi waktu produktifitas mereka dengan sesuatu yang bermanfaat.

Berikut merupakan kedudukan pemuda dalam pertanggungjawabannya atas tatanan masyarakat, antara lain:
a. Kemurnian idealismenya
b. Keberanian dan Keterbukaanya dalam menyerap nilai-nilai dan gagasan-gagasan  yang 
     baru
c. Semangat pengabdiannya
d. Sepontanitas dan dinamikanya
e. Inovasi dan kreativitasnya
f. Keinginan untuk segera mewujudkan gagasan-gagasan baru
g. Keteguhan janjinya dan keinginan untuk menampilkan sikap dan keperibadiannya yang
    mandiri
h. Masih langkanya pengalaman-pengalaman yang dapat merelevansikan pendapat, sikap
    dan tindakanya dengan kenyataan yang ada.

Oleh karena itu, kita sebagai pemuda wajib meneladani dan meneruskan jejak para pemuda dizaman dahulu, yang sudah rela menyerahkan jiwa dan raganya. Kita tidak perlu seperti mereka yang menyerahkan jiwa raga, hanya saja kita harus belajar mengharagai waktu untuk tidak melakukan hal negatif. Dan berkarya agar dapat menjadikan Indonesia lebih baik dikemudian hari. Karena kalo bukan para pemuda yang aktif, siapa lagi. Sudah sepatutnya pemuda Indonesia menjaga identitas, harkat dan martabat suatu Bangsa. Semoga pemuda Indonesia dapat terus menjadi kebanggaan bagi Nusa, Bangsa, dan Agama. aamiinYRA

             www.google.com

Nama : Retno Puji Lestari
Kelas : 2SA08
Npm : 1C614839

Tidak ada komentar:

Posting Komentar