1) Pertumbuhan Penduduk .
Indonesia
merupakan
salah satu negara yang memiliki pertumbuhan penduduk yang sangat
tinggi. Menurut CIA World Factbook Tahun 2015, Indonesia menempati
urutan ke 4
di dunia dengan jumlah penduduk : 255.993.674 jiwa. Dan memiliki rasio
sekitar
3,5 % dari jumlah penduduk dunia. Berikut merupakan data pertumbuhan
penduduk disetiap provinsi di Indonesia, yang saya kutip dari
www.bkkbn.go.id.
Pertumbuhan penduduk ialah perubahan populasi sewaktu-waktu dan dapat dihitung sebagai perubahan
dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk
pengukuran biasanya selalu mengarah pada manusia. Dalam kata lain, pertumbuhan
penduduk merupakan bertambah atau berkurangnya jumlah populasi dalam suatu
daerah.
Pertumbuhan penduduk yang terjadi
disebabkan oleh beberapa faktor yaitu : Kelahiran (natalitas),
Kematian(mortalitas) dan Perpindahan Penduduk (migrasi).
Kelahiran (natalis) yang bersifat menambah jumlah
populasi sehingga menyebabkan pertambahan jumlah penduduk semakin besar , faktor yang menjadi penunjang
kelahiran ialah :
a. Anggapan bahwa anak sebagai sumber
rezeki.
b. Menikah pada
usia muda.
c. Kurangnya
pemahaman tentang berkeluarga.
Namun ada pula faktor penghambat kelahiran, yaitu :
a.
Adanya
program keluarga berencana.
b. Adanya ketentuan batas usia menikah,
untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan laki – laki minimal berusia 19 tahun.
c.
Adanya
penyuluhan sebelum menikah.
Penghambat kelahiran juga bertujuan
untuk membantu mengurangi jumlah kelahiran, supaya jumlah penduduk seimbang
dengan dukungan daerah maupun ekonomi dari suatu keluarga.
Kematian (mortalitas) yang bersifat
mengurangi jumlah penduduk secara tidak langsung. Faktor kematian biasanya disebabkan oleh :
a.
Angka
kemiskinan yang sangat tinggi.
b.
Kurangnya
pengetahuan dalam aspek kesehatan.
c.
Tingginya
tingkat kelaparan pada balita dan kurangnya asupan makanan yang bergizi pada
manusia lanjut usia (manula).
Perpindahan
Penduduk (migrasi) adalah
salah satu faktor pertumbuhan penduduk yang dibagi menjadi dua yaitu Migrasi
internasional maupun Migrasi Nasional.
Migrasi
Internasional diantaranya :
a. Imigrasi yaitu masuknya penduduk
dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan
menetap (jangka waktu lama).
b. Emigrasi yaitu keluarnya penduduk
dari suatu negara ke negara lain.
c. Remigrasi
yaitu kembalinya seorang imigran ke negara asalnya.
Migrasi Nasional diantaranya :
a. Urbanisasi yaitu perpindahan
penduduk dari desa ke kota.
b. Transmigrasi yaitu perpindahan
penduduk dari suatu pulau ke pulau yang lain.
c. Ruralisasi yaitu perpindahan
penduduk dari kota ke desa.
d. Evakuasi yaitu perpindahan tempat
yang bahaya ke tempat yang sudah aman.
Contohnya
pada saat Gunung Meletus, Banjir, dsb.
Perpindahan
Penduduk (Migrasi) juga memiliki dampak postif dan negatifnya. Berikut ini merupakan dampak postif dari Migrasi :
a.
Pada
Transmigrasi : dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, dapat pula
meningkatkan produksi pertanian dan mengurangi kepadatan penduduk disuatu
pulau.
b. Pada Urbanisasi : dapat memenuhi
kebutuhan tenaga kerja di kota, kesempatan membuka usaha – usaha baru lebih
luas dan mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya (pada saat
di desa).
c. Pada Emigrasi : dapat mengurangi
ketergantungan terhadap negara lain, mampu memperkenalkan kebudayaan ke dunia mancanegara,
dan menambah pemasukan atau devisa bagi negara asal.
Dampak negatifnya ialah :
a. Berkurangnya tenaga trampil pada
suatu daerah.
b. Produkivitas negara asal berkurang .
c. Masuknya budaya asing yang tidak
seuai dengan kepribadian bangsa.
d. Banyaknya para emigran ilegal yang
memperburuk citra negara asal.
Namun,
perkembangan IPTEK di zaman globalisasi ini dapat menjadi faktor yang
paling mempengaruhi pertumbuhan penduduk
terutama dalam bidang kesehatan. Teknologi kesehatan dapat mengatur tingginya
angka kelahiran dan mencegah angka kematian.
Seperti
dengan Keluarga Berencana(KB) yang mengatur angka kelahiran suatu penduduk
namun banyak dari penduduk enggan untuk menggunakan program pemerintah ini
disebabkan beberapa faktor yaitu : kurangnya pengetahuan mengenai KB pada
penduduk di pedalaman, kepercayanaan pun mempengaruhi orang dalam penerimaan KB
, dan cara pandang masyarakat yang terkadang paling banyak mempengaruhi program
tersebut.
Berikut
penjelasan
saya tentang Pertumbuhan Penduduk dan menurut saya, pertumbuhan
harus dapat dikendalikan agar tidak mengalami kelebihan populasi
sehingga
menyebabkan ketidakseimbangan dalam ekonomi maupun tempat tinggal.
Semakin
banyak populasi penduduk, semakin padat pula perumahan disuatu daerah.
Dan
akibatnya kemiskinan akan meningkat karna kurangnya lahan pekerjaan dan
kesehatan pun tidak terkontrol. Oleh karna itu harus adanya kerja sama
antara pemerintah dan masyarakat agar pertumbuhan penduduk dapat
berjalan dengan seimbang.
Berikut referensi yang saya gunakan :
www.wikipedia/pertumbuhan-penduduk.com
www.bkkbn.go.id
www.ilmupengetahuan.com
Berikut referensi yang saya gunakan :
www.wikipedia/pertumbuhan-penduduk.com
www.bkkbn.go.id
www.ilmupengetahuan.com
Nama : Retno Puji Lestari
Kelas : 2SA08
NPM : 1C614839
Kelas : 2SA08
NPM : 1C614839

Tidak ada komentar:
Posting Komentar