Senin, 30 November 2015

the first Poem from my dear - Dony Saputra



Aku mencintaimu..
Bukan karena siapa dirimu..
Bukan karena bagaimana rupamu..
Aku mencintaimu..
Karena aku tak butuh alasan apapun..
Karena cinta hanya perlu dibuktikan..
Untukmu wahai kekasihku..

Kau tahu?
Cinta bisa kau miliki, kau bisa melihatnya saat ini..
Cinta yang tak pernah ada, aku bisa merasakannya di hati..
Aku menyebut cintaku sebagai sepasang sayap..
Yang putih,suci,halus dan tebal akan harapan..
Kau tahu?
Berapa kali aku harus menyesali pilihanku di masa lalu?
Betapa aku sangat ingin bersamamu?
Mengulangi semua kejadian yang sudah terjadi..
Kembali dimana kita hanya berdua tanpa ikatan..
Namun hati kita terikat akan suatu rasa..
Hingga akhirnya kita bersama..
Tanpa ada hati yang terluka..
Namun,yang sudah terjadi tak akan kembali lagi..
Kau tahu?
Bagiku sudah cukup kita seperti ini..
Tak perlu kau memberikanku sesuatu..
Bagiku sudah cukup kau berkorban untukku..
Sekarang bagiku untuk memberi..

Bukan balas budi.. Tapi saling memberi..
Seperti lebah dan bunga..
Kau akan mengerti bahwa merupakan kesenangan bagi lebah untuk menghisap madu dari bunga..
Namun juga merupakan kesenangan bagi bunga untuk menyerahkan madunya kepada lebah..
Bagi sang lebah, sekuntum bunga adalah sumber kehidupan..
Dan bagi bunga, seekor lebah adalah utusan cinta..
Dan bagi keduanya,memberi dan menerima adalah cinta yang memberikan kegembiraan yang luar biasa..
Seperti itulah aku dan dirimu.. Bunga dan lebah.. Berbeda namun di takdirkan untuk bertemu.. Insha Allah jika nanti kita ditakdirkan untuk selalu bersama,maka lengkaplah sudah semua keinginanku..

29-11-2015
 

Kemiskinan



Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dll.

Kita telah mengetahui bahwa negara Indonesia memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Kemiskinan yang terjadi akibat dari beberapa faktor , yaitu :
  1. penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh dari perilaku dan pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pemasukan.
  2. penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan pemasukan keuangan keluarga.
  3. penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau keluarga yang mudah tergoda dengan keadaan tetangga adalah contohnya.
  4. penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya adalah perbudakan.
  5. penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.
Faktor secara garis besarnya ialah :
1.   Tingkat pendidikan yang rendah.
2.   Produktivitas tenaga kerja rendah.
3.   Tingkat upah yang rencah.
4.   Distribusi pendapatan yang timpang.
5.   Kesempatan kerja yang kurang.
6.   Kualitas sumberdaya alam masih rendah.
7.   Penggunaan teknologi masih kurang.
8.   Etos kerja dan motivasi pekerja yang rendah.
9.   Kultur/budaya (tradisi).
10.  Politik yang belum stabil

Berikut merupakan data statistik kemiskinan di Indonesia :



Bagaimana solusi untuk mengurangi kemiskinan (menurut saya) :
1. Harus menanamkan perubahan dari dalam diri. Perubahan yang dimaksud ialah kita harus bangkit dan berusaha untuk mencari kehidupan yang lebih baik (mecari pekerjaan yang lebih bagus). Bila kita tidak mendapatkannya, tetaplah semangat.
2. Terus melatih kemampuan yang ada. Misalnya, bila kita mempunyai kemampuan mengukir kaya, teruslah untuk bekerja, karna suatu saat anda dapat membuka lahan pekerjaan orang lain (ikut dalam pelatihan-pelatihan untuk bekerja)
3. Pemerintah diharapkan ikut turun tangan terhadap usaha kecil para pengusaha daerah, dan terus memerangi kemiskinan yang terjadi di pedalaman.  Dan turut memperbaiki infrasuktur agar para penduduk miskin dapat membeli barang dengan harga yang murah.
4. Para Penegak Hukum, tentu kita harapkan untuk menindak tegas para Koruptor, dan tidak memberikan mereka pengampunan. Karna uang yang mereka gunakan seharusnya diberikan untuk fasilitas rakyat , bukan untuk pribadi.
5. Pemerintah diharapkan pula dapat meperbanyak membuka lahan pekerjaan dan menaikan upah minimum pekerja sesuai dengan kerja keras para pekerja tersebut.

Berikut Tanggapan Utama terhadap kemiskinan adalah:
          1)         Bantuan kemiskinan, atau membantu secara langsung kepada orang miskin. Ini telah menjadi bagian pendekatan dari masyarakat Eropa sejak zaman pertengahan. Di Indonesia salah satunya berbentuk BLT.
          2)         Bantuan terhadap keadaan individu. Banyak macam kebijakan yang dijalankan untuk mengubah situasi orang miskin berdasarkan perorangan, termasuk hukuman, pendidikan, kerja sosial, pencarian kerja, dan lain-lain.
          3)         Persiapan bagi yang lemah. Daripada memberikan bantuan secara langsung kepada orang miskin, banyak negara sejahtera menyediakan bantuan untuk orang yang dikategorikan sebagai orang yang lebih mungkin miskin, seperti orang tua atau orang dengan ketidakmampuan, atau keadaan yang membuat orang miskin, seperti kebutuhan akan perawatan kesehatan. Persiapan bagi yang lemah juga dapat berupa pemberian pelatihan sehingga nanti yang bersangkutan dapat membuka usaha secara mandiri.

sumber :http://www.omkris.com/2012/10/tentang-kemiskinan-di-indonesia.html
             https://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
   andreavindi19.blogspot.com

Nama : Retno Puji Lestari
Kelas : 2SA08
NPM: 1C614839
 

Pengetahuan dan Macam-Macam Ilmu Pengetahuan.



Definisi Pengetahuan :
Pengetahuan diartikan sebagai informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Atau dapat juga diartikan bahwa pengetahuan (knowledge) merupakan hasil dari tahu, yang terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap objek tertentu, karna sering kali suatu pengetahuan diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan merupakan pedoman dalam membentuk tindakan seseorang yang didapatkan melalui suatu interaksi yang terjadi secara terus menerus antara individu dan lingkungan. Dengan demikian pengetahuan adalah suatu proses, bukan suatu “barang”.
Pengetahuan sebagai pemecah masalah karna Pengetahuan adalah “hasil tahu dari manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “What” misalnya apa air, apa manusia, apa alam, dan sebagainya”.  Pengetahuan hanya dapat menjawab pertanyaan sesuatu itu. Pengetahuan pada dasarnya terdiri dari sejumlah fakta dan teori yang memungkinkan seseorang untuk dapat memecahkan masalah yang dihadapinya. Pengetahuan sebagai alat jaminan yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang dari pengalaman dan penelitian terbukti bahwa perilaku didasarkan atas pengetahuan akan lebih langgeng dibandingkan dengan tanpa didasari pengetahuan.
Tiga unsur pengetahuan  :
a.    Pengamatan (menanamkan) : penggunaan indra lahir dan indra batin untuk menangka objek
b.    Sasaran (objek) yaitu sesuatu yang menjadi bahan pengamatan
c.    Kesadaran (jiwa) salah satu dari alam yang ada pada diri manusia.
Pengetahuan yang dicakup dalam domain kognitif mempunyai enam tingkatan :
1.    Tahu (know)
Yang dimaksud tahu adalah mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya. Tahu ini merupakan tingkat pengetahuan paling rendah.
2.    Memahami (comprehension)
Yang dimaksud memahami adalah suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterprestasikan materi dengan benar.
3.    Aplikasi (application)
Yang dimaksud aplikasi adalah kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya).
4.    Analisis (analysis).
Yang dimaksud analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih di dalam suatu struktur organisasi tersebut dan masih ada kaitannya satu sama lain.
5.    Sintesis (Synthesis).
Yang dimaksud sintesis adalah suatu kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek.
6.    Evaluasi (Evaluation)
Yang dimaksud evaluasi adalah kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. Piaget menyatakan bahwa proses dasar yang terjadi pada penyusunan pengetahuan adalah adaptasi (assimilasi dan akomodasi) yang diatur oleh ekuilibrasi. Ditinjau dari sifat dan cara penerapannya pengetahuan terdiri dari dua macam, yakni : “declarative knowledge dan procedural kowledge”.
 1. Pengetahuan deklatarif (pengetahuan prososisional ) ialah pengetahuan mengenai informasi faktual yang pada umumnya bersifat statis-normatif dan dapat dijelaskan secara lisani atau verbal. 
2. Sebaliknya pengetahuan prosedural adalah pengetahuan yang mendasari kecakapan atau keterampilan perbuatan jasmaniah yang cenderung bersifat dinamis”.
Pada awal penelitiannya tentang bagaimana anak berfikir telah dapat mengidentifikasi empat periode atau tahap perkembangan kognitif. Tahap perkembangan tersebut adalah sensorimotoris, praoperasional, operasional konkrit, dan operasional formal”. 

Definisi Ilmu Pengetahuan :
Pengertian ilmu pengetahuan menurut Moh. Hatta bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan atau studi yang teratur tentang pekerjaan hokum umum, sebab akibat dalam suatu kelompok masalah yang sifatnya sama baik dilihat dari kedudukannya maupun hubungannya.  (Moch.Hatta). Secara garis besar, Ilmu Pengetahuan ialah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan alam manusia.
Fungsi Ilmu Pengetahuan :
Ilmu pengetahuan memiliki beberapa fungsi utama antara lain sebagai berikut.. 
1. Ilmu Pengetahuan itu Menjelaskan, fungsi ilmu pengetahuan menjelaskan 4 bentuk yaitu 
  • Deduktif, ialah ilmu yang menjelaskan sesuatu berdasarkan premis pangkal ilir yang telah ditetapkan sebelumnya. 
  • Probablistik adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan mengenai pola pikir induktif dari sejumlah kasus yang jelas, sehingga memberikan kepastian yang tidak mutlak dan bersifat kemungkinan besar atau hampir pasti. 
  • Fungsional, adlaah ilmu pengetahuan menjelaskan letak suatu komponen dalam suatu sistem secara menyeluruh. 
  • Genetik, adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan suatu faktor mengenai gejala-gejala yang sering terjadi. 
2. Meramalkan, ilmu pengetahuan menjelaskan faktor sebab akibat suatu kejadian atau peristiwa seperti disaat harga naik. 
3. Mengendalikan, ilmu pengetahuan yang mengendalikan harus dapat mengendalikan gejala alam berdasarkan suatu teori seperti bagaimana mengendalikan kurs rupiah dan harga. 
Syarat-Syarat Ilmu Pengetahuan :
1. Logis atau Masuk Akal, sesuai dengan kaidah ilmu pengetahuan yang diakui kebenarannya.  
2. Objektif, sesuai berdasarkan objek yang dikaji dan didukung dari fakta impiris.
3. Metodik, diperoleh dari cara tertentu dan teratur yang dirancang, diamati dan terkontrol. 
4. Sistematik, disusun dalam satu sistem satu dengan saling berkaitan dan menjelaskan sehingga satu kesatuan.  
5. Berlaku umum atau universal, berlaku untuk siapapun dan dimana pun, dengan tata cara dan variabel eksperimentasi yang lama untuk hasil yang sama.  
6. Kumulatif berkembang dan tentatif, ilmu pengetahuan selalu bertambah yang hadir sebagai ilmu pengetahuan baru. Ilmu pengetahuan yang salah harus diganti dengan yang benar disebut sifat tentatif.

Penggolongan Ilmu Pengetahuan menurut Auguste Comte:
Pada dasarnya penggolongan ilmu pengetahuan yang dikemukakan Auguste Comte sejalan dengan sejarah ilmu pengetahuan itu sendiri, yang menunjukkan bahwa gejala-gejala dalam ilmu pengetahuan yang paling umum akan tampil terlebih dahulu. Kemudian disusul dengan gejala pengetahuan yang semakin lama semakin rumit atau kompleks dan semakin kongkret. Karena dalam mengemukakan penggolongan ilmu pengetahuan, Auguste Comte memulai dengan mengamati gejala-gejala yang paling sederhana, yaitu gejala yang letaknya paling jauh dari suasana kehidupan sehari-hari. Urutan dalam penggolongan ilmu pengetahuan Auguste Comte sebagai berikut:
1. Ilmu pasti (matematika)
2. Ilmu perbintangan (astronomi)
3. Ilmu alam (fisika)
4. Ilmu kimia
5. Ilmu hayat (fisiologi atau biologi)
6. Fisika sosial (sosiologi)
Klasifikasi ilmu pengetahuan menurut Auguste Comte secara garis besar dapat diklasifikasikan sebagi berikut:
1. Ilmu pengetahuan
a. Logika (matematika murni)
b. Ilmu pengetahuan empiris (astronomi, fisika, biologi, sosiologi)
2. Filsafat
a. Metafisika
b. Filsafat ilmu pengetahuan.

Kesimpulan :
Pengertian Pengetahuan adalah informasi yang telah diproses dan diorganisasikan untuk memperoleh pemahaman, pembelajaran dan pengalaman yang terakumulasi sehingga bisa diaplikasikan ke dalam masalah/proses bisnis tertentu. Ilmu Pengetahuan itu sendiri ialah suatu sistem berbagai pengetahuan yang didapatkan dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode-metode tertentu . Jadi, Ilmu Pengetahuan ada untuk menambah atau agar lebih yakin terhadap pengetahuan yang sudah didapatkan. Dasar dari suatu Pengetahuan itu sendiri terdiri dari beberapa faktor yaitu, adanya faktor lingkungan, media, pendidikan , maupun Informasi.


Nama : Retno Puji Lestari
Kelas : 2SA08
NPM : 1C614839