Definisi
Pengetahuan :
Pengetahuan diartikan sebagai informasi
atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Atau dapat juga
diartikan bahwa pengetahuan (knowledge) merupakan hasil dari tahu, yang terjadi
setelah orang melakukan pengindraan terhadap objek tertentu, karna sering kali
suatu pengetahuan diperoleh melalui mata dan telinga. Pengetahuan merupakan
pedoman dalam membentuk tindakan seseorang yang didapatkan melalui suatu interaksi
yang terjadi secara terus menerus antara individu dan lingkungan. Dengan
demikian pengetahuan adalah suatu proses, bukan suatu “barang”.
Pengetahuan
sebagai pemecah masalah karna Pengetahuan adalah “hasil tahu dari manusia yang sekedar
menjawab pertanyaan “What” misalnya apa air, apa manusia, apa alam, dan
sebagainya”. Pengetahuan hanya dapat menjawab pertanyaan sesuatu itu.
Pengetahuan pada dasarnya terdiri dari sejumlah fakta dan teori yang
memungkinkan seseorang untuk dapat memecahkan masalah yang dihadapinya. Pengetahuan
sebagai alat jaminan yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang
dari pengalaman dan penelitian terbukti bahwa perilaku didasarkan atas
pengetahuan akan lebih langgeng dibandingkan dengan tanpa didasari pengetahuan.
Tiga unsur pengetahuan :
a. Pengamatan (menanamkan) : penggunaan indra lahir dan indra batin untuk menangka objek
b. Sasaran (objek) yaitu sesuatu yang menjadi bahan pengamatan
c. Kesadaran (jiwa) salah satu dari alam yang ada pada diri manusia.
a. Pengamatan (menanamkan) : penggunaan indra lahir dan indra batin untuk menangka objek
b. Sasaran (objek) yaitu sesuatu yang menjadi bahan pengamatan
c. Kesadaran (jiwa) salah satu dari alam yang ada pada diri manusia.
Pengetahuan
yang dicakup dalam domain kognitif mempunyai enam tingkatan :
1. Tahu (know)
Yang dimaksud tahu adalah mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya. Tahu ini merupakan tingkat pengetahuan paling rendah.
2. Memahami (comprehension)
Yang dimaksud memahami adalah suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterprestasikan materi dengan benar.
3. Aplikasi (application)
Yang dimaksud aplikasi adalah kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya).
4. Analisis (analysis).
Yang dimaksud analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih di dalam suatu struktur organisasi tersebut dan masih ada kaitannya satu sama lain.
5. Sintesis (Synthesis).
Yang dimaksud sintesis adalah suatu kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek.
6. Evaluasi (Evaluation)
Yang dimaksud evaluasi adalah kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. Piaget menyatakan bahwa proses dasar yang terjadi pada penyusunan pengetahuan adalah adaptasi (assimilasi dan akomodasi) yang diatur oleh ekuilibrasi. Ditinjau dari sifat dan cara penerapannya pengetahuan terdiri dari dua macam, yakni : “declarative knowledge dan procedural kowledge”.
1. Tahu (know)
Yang dimaksud tahu adalah mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya. Tahu ini merupakan tingkat pengetahuan paling rendah.
2. Memahami (comprehension)
Yang dimaksud memahami adalah suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterprestasikan materi dengan benar.
3. Aplikasi (application)
Yang dimaksud aplikasi adalah kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi riil (sebenarnya).
4. Analisis (analysis).
Yang dimaksud analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih di dalam suatu struktur organisasi tersebut dan masih ada kaitannya satu sama lain.
5. Sintesis (Synthesis).
Yang dimaksud sintesis adalah suatu kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek.
6. Evaluasi (Evaluation)
Yang dimaksud evaluasi adalah kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. Piaget menyatakan bahwa proses dasar yang terjadi pada penyusunan pengetahuan adalah adaptasi (assimilasi dan akomodasi) yang diatur oleh ekuilibrasi. Ditinjau dari sifat dan cara penerapannya pengetahuan terdiri dari dua macam, yakni : “declarative knowledge dan procedural kowledge”.
1. Pengetahuan deklatarif (pengetahuan prososisional ) ialah pengetahuan
mengenai informasi faktual yang pada umumnya bersifat statis-normatif dan dapat
dijelaskan secara lisani atau verbal.
2.
Sebaliknya
pengetahuan prosedural adalah
pengetahuan yang mendasari kecakapan atau keterampilan perbuatan jasmaniah yang
cenderung bersifat dinamis”.
Pada awal penelitiannya tentang bagaimana anak berfikir telah dapat mengidentifikasi empat periode atau tahap perkembangan kognitif. Tahap perkembangan tersebut adalah sensorimotoris, praoperasional, operasional konkrit, dan operasional formal”.
Pada awal penelitiannya tentang bagaimana anak berfikir telah dapat mengidentifikasi empat periode atau tahap perkembangan kognitif. Tahap perkembangan tersebut adalah sensorimotoris, praoperasional, operasional konkrit, dan operasional formal”.
Definisi
Ilmu Pengetahuan :
Pengertian
ilmu pengetahuan menurut Moh. Hatta bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan
atau studi yang teratur tentang pekerjaan hokum umum, sebab akibat dalam suatu
kelompok masalah yang sifatnya sama baik dilihat dari kedudukannya maupun
hubungannya. (Moch.Hatta).
Secara
garis besar, Ilmu Pengetahuan ialah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki,
menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan alam
manusia.
Fungsi Ilmu Pengetahuan :
Ilmu
pengetahuan memiliki beberapa fungsi utama antara lain sebagai berikut..
1. Ilmu
Pengetahuan itu Menjelaskan, fungsi ilmu pengetahuan menjelaskan 4 bentuk
yaitu
- Deduktif, ialah ilmu yang menjelaskan sesuatu berdasarkan premis pangkal ilir yang telah ditetapkan sebelumnya.
- Probablistik adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan mengenai pola pikir induktif dari sejumlah kasus yang jelas, sehingga memberikan kepastian yang tidak mutlak dan bersifat kemungkinan besar atau hampir pasti.
- Fungsional, adlaah ilmu pengetahuan menjelaskan letak suatu komponen dalam suatu sistem secara menyeluruh.
- Genetik, adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan suatu faktor mengenai gejala-gejala yang sering terjadi.
2.
Meramalkan, ilmu
pengetahuan menjelaskan faktor sebab akibat suatu kejadian atau peristiwa
seperti disaat harga naik.
3.
Mengendalikan, ilmu
pengetahuan yang mengendalikan harus dapat mengendalikan gejala alam
berdasarkan suatu teori seperti bagaimana mengendalikan kurs rupiah dan
harga.
Syarat-Syarat Ilmu Pengetahuan :
1. Logis
atau Masuk Akal, sesuai
dengan kaidah ilmu pengetahuan yang diakui kebenarannya.
2. Objektif,
sesuai
berdasarkan objek yang dikaji dan didukung dari fakta impiris.
3. Metodik, diperoleh dari cara tertentu dan
teratur yang dirancang, diamati dan terkontrol.
4.
Sistematik, disusun
dalam satu sistem satu dengan saling berkaitan dan menjelaskan sehingga satu
kesatuan.
5. Berlaku
umum atau universal, berlaku
untuk siapapun dan dimana pun, dengan tata cara dan variabel eksperimentasi
yang lama untuk hasil yang sama.
6. Kumulatif
berkembang dan tentatif, ilmu pengetahuan selalu bertambah yang hadir sebagai ilmu pengetahuan baru.
Ilmu pengetahuan yang salah harus diganti dengan yang benar disebut sifat
tentatif.
Penggolongan
Ilmu Pengetahuan menurut Auguste Comte:
Pada dasarnya penggolongan ilmu pengetahuan yang dikemukakan Auguste Comte
sejalan dengan sejarah ilmu pengetahuan itu sendiri, yang menunjukkan bahwa
gejala-gejala dalam ilmu pengetahuan yang paling umum akan tampil terlebih
dahulu. Kemudian disusul dengan gejala pengetahuan yang semakin lama semakin
rumit atau kompleks dan semakin kongkret. Karena dalam mengemukakan
penggolongan ilmu pengetahuan, Auguste Comte memulai dengan mengamati
gejala-gejala yang paling sederhana, yaitu gejala yang letaknya paling jauh
dari suasana kehidupan sehari-hari. Urutan dalam penggolongan ilmu pengetahuan
Auguste Comte sebagai berikut:
1. Ilmu pasti (matematika)
2. Ilmu perbintangan (astronomi)
3. Ilmu alam (fisika)
4. Ilmu kimia
5. Ilmu hayat (fisiologi atau biologi)
6. Fisika sosial (sosiologi)
Klasifikasi ilmu pengetahuan menurut Auguste Comte secara garis besar dapat
diklasifikasikan sebagi berikut:
1. Ilmu pengetahuan
a. Logika (matematika murni)
b. Ilmu pengetahuan empiris (astronomi, fisika, biologi, sosiologi)
2. Filsafat
a. Metafisika
b. Filsafat ilmu pengetahuan.
Kesimpulan
:
Pengertian Pengetahuan adalah informasi yang
telah diproses dan diorganisasikan untuk memperoleh pemahaman, pembelajaran dan
pengalaman yang terakumulasi sehingga bisa diaplikasikan ke dalam
masalah/proses bisnis tertentu. Ilmu Pengetahuan itu sendiri ialah suatu sistem
berbagai pengetahuan yang didapatkan dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang
dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode-metode tertentu . Jadi, Ilmu
Pengetahuan ada untuk menambah atau agar lebih yakin terhadap pengetahuan yang
sudah didapatkan. Dasar dari suatu Pengetahuan itu sendiri terdiri dari
beberapa faktor yaitu, adanya faktor lingkungan, media, pendidikan , maupun
Informasi.
Nama
: Retno Puji Lestari
Kelas
: 2SA08
NPM
: 1C614839
Tidak ada komentar:
Posting Komentar