Karl Marx berpendapat bahwa Masyarakat adalah suatu struktur yang menderita
ketegangan organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara
kelompok-kelompok yang terpecah-pecah secara ekonomis. Secara umum, masyarakat
adalah society(dalam bahasa inggris) yang pengertiannya mencakup interaksi
sosial, perubahan sosial, dan rasa kebersamaan. Istilah masyarakat disebut pula
sistem sosial.
Lebih jelasnya Masyarakat pedesaan biasanya
mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam ketimbang hubungan mereka
dengan warga masyarakat pedesaan lainnya. Sistem kehidupan biasanya berkelompok
atas dasar sistem kekeluargaan (Soekanto, 1994). Selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya
tampak dalam perilaku keseharian mereka. Masyarakat pedesaan juga ditandai
dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu
perasaan setiap warga/anggota masyarakat yang amat kuat yang hakekatnya, bahwa
seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat
dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban
setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena
beranggapan sama-sama sebagai masyarakat yang saling mencintai saling
menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan
kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.
Ciri-Ciri
masyarakat desa secara umum antara lain :
1.
Didalam masyarakat pedesaan di
antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila
dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
2.
Sistem kehidupan umumnya berkelompok
dengan dasar kekeluargaan
3.
Sebagian besar warga masyarakat
pedesaan hidup dari pertanian
4.
Masyarakat tersebut homogen, deperti
dalam hal mata pencaharian, agama, adapt istiadat, dan sebagainya.
Adapun ciri – ciri masyarakat pedesaan menurut Poplin
(1972) :
1). Perilaku homogen
2).Perilaku
yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
3).Perilaku
yang berorientasi pada tradisi dan status .
4).Isolasi
sosial, sehingga statik
5).Kesatuan
dan keutuhan kultural
6).Banyak
ritual dan nilai-nilai sakral
7). Kolektivisme
Aspek Positif dan Negatif Masyarakat Pedesaan.
Dampak positif:
·
Masih terjaga nya etika dan moral masyarakat warga.
·
Kehidupan yang lebih damai karna kecilnya tindakan kerimnal
mereka hidup dengan sederhana.
·
Lebih menjunjung tinggi nilai kekeluargaan.
·
Menjaga dan mempertahankan aspek budaya dalam sistem
berkomunikasi.
Dampak negatif:
·
Cari berfikir masih primitif karna mereka kurang nya
wawasan ilmu, dan juga masih percaya dengan hal-hal mistis.
·
Jauh dari informasi kemajuan zaman, karna kurang nya sarana
dan prasarana.
·
Konflik ( Pertengkaran) : Ramalan orang kota bahwa
masyarakat pedesaan adalah masyarakat yang tenang dan harmonis itu memang tidak
sesuai dengan kenyataan sebab yang benar dalam masyarakat pedesaan adalah penuh
masalah dan banyak ketegangan. Karena setiap hari mereka yang selalu berdekatan
dengan orang-orang tetangganya secara terus-menerus dan hal ini menyebabkan
kesempatan untuk bertengkar amat banyak sehingga kemungkinan terjadi
peristiwa-peristiwa peledakan dari ketegangan amat banyak dan sering terjadi.
Pertengkaran-pertengkaran yang terjadi biasanya berkisar pada masalah sehari-hari rumah tangga dan sering menjalar ke luar rumah tangga. Sedang sumber banyak pertengkaran itu rupa-rupanya berkisar pada masalah kedudukan dan gengsi, perkawinan, dan sebagainya.
Pertengkaran-pertengkaran yang terjadi biasanya berkisar pada masalah sehari-hari rumah tangga dan sering menjalar ke luar rumah tangga. Sedang sumber banyak pertengkaran itu rupa-rupanya berkisar pada masalah kedudukan dan gengsi, perkawinan, dan sebagainya.
·
Kontraversi (pertentangan) yang disebabkan oleh
perubahan konsep-konsep kebudayaan (adat-istiadat), psikologi atau dalam
hubungannya dengan guna-guna (black magic). Para ahli hukum adat biasanya
meninjau masalah kontraversi (pertentangan) ini dari sudut kebiasaan
masyarakat.
Kesimpulannya :
Masyarakat desa merupakan
salah satu unsur penting dalam tatanan suatu negara, dimana masyarakat desa mempunyai
andil penting dalam pembangunan di sebuah negara. Terutama pembangunan di bidang
pangan karna pada dasarnya masyarakat desa sebagaian besar berprofesi sebagai
petani. Dan sifat maupun sikap kekeluargaan didesa patut kita contoh, karna
mereka tetap mempertahankan adat beserta budaya tanpa terkikis oleh arus
globlalisasi. Terlepas dari aspek negatif suatu masyarakat pedesaan, kita patut
bangga dengan keberadaan masyarakat di pedesaan.
Source :
www. Google.com
Nama : Retno
Puji Lestari
Kelas : 2SA08
Npm : 1C614839
Tidak ada komentar:
Posting Komentar